Tren

“Guru Besar UGM Kunjungi Papua: Kolaborasi SDGs Juli 2023”

Anggota Dewan Guru Besar UGM Melakukan Kunjungan Kerja ke Papua dan Papua Selatan

Puluhan anggota Dewan Guru Besar (DGB) Universitas Gadjah Mada (UGM) telah merencanakan kunjungan kerja ke Papua dan Papua Selatan selama sepekan, mulai dari tanggal 9 hingga 15 Juli mendatang. Kunjungan ini, yang diberi nama “Professors go to Frontiers,” bertujuan untuk membangun kolaborasi dalam melaksanakan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di wilayah tersebut.

Pengenalan dan Tujuan Kegiatan

Dalam pernyataan yang dikirim kepada wartawan pada Selasa (9/7), Ketua DGB UGM, Prof. Dr. M. Baiquni, M.A., menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan pendidikan dan pengabdian masyarakat bersama Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA). “Melalui kegiatan ini, para Guru Besar akan berbagi ilmu dan pengetahuan melalui seminar, kuliah umum, serta kunjungan ke daerah-daerah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Selain itu, mereka juga akan mengenal lebih jauh sejarah dan budaya daerah yang dikunjungi,” ungkap Baiquni.

Implementasi Tridarma Perguruan Tinggi

Prof. Baiquni menambahkan bahwa perjalanan jauh ke wilayah terdepan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, para Guru Besar harus mampu mengintegrasikan dimensi waktu dan ilmu pengetahuan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan penerapan yang menjadi pengalaman nyata. “Pendidikan saat ini harus berfokus pada kekuatan dan adaptasi manusia, terutama di era digital di mana teknologi komputer sangat maju. Manusia tidak lagi perlu menghafal segala sesuatu, tetapi harus mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, rasa ingin tahu, dan daya tahan,” ujarnya.

READ  "Tradisi Unik Bubur Asyura di Indonesia, Sambut 10 Muharam 1446 H"

Program Pengabdian dan Pengembangan Pemikiran

Guru Besar Fakultas Psikologi UGM, Prof. Drs. Koentjoro, M.BSc., Ph.D., menambahkan bahwa melalui program pengabdian ini, para Guru Besar diharapkan mampu mengembangkan pemikiran yang berguna bagi universitas maupun bangsa. Mereka juga diharapkan menjadi pelopor dalam menjaga integritas dan mengembangkan nilai-nilai serta implementasinya dalam kehidupan kampus dan bernegara.

Kegiatan dan Lokasi Kunjungan

Para anggota DGB akan menyampaikan materi terkait tema pengembangan wilayah perbatasan, teknologi tepat guna, peningkatan perekonomian, kesehatan, dan sumber daya manusia. Lokasi yang akan dikunjungi meliputi:
– Kantor Gubernur Papua
– Kantor Wali Kota Jayapura
– Kantor Bupati Jayapura
– Universitas Cendrawasih
– Kantor dinas pemerintah daerah di Kabupaten dan Kota Jayapura
– Beberapa perguruan tinggi swasta di Jayapura
– Kantor Gubernur Papua Selatan
– Kantor Bupati Merauke
– Kantor dinas pemerintah Kabupaten Merauke
– Universitas Musamus
– Kantor Bupati Boven Digoel
– Kunjungan lapangan di beberapa lokasi

Topik yang Dibahas

Beberapa topik yang akan dibahas meliputi:
– Pemanfaatan tanaman herbal sarang semut Papua sebagai suplemen terapi kanker mulut oleh Prof. drg. Supriatno, M.Sc., MDSc., Ph.D.
– Pengenalan dan kiat-kiat budidaya anggrek Papua untuk konservasi in situ dan ex situ oleh Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc.
– Pengembangan pertanian dan peternakan oleh Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA, DEA., IPU., ASEAN Eng.
– Solusi mengatasi kesenjangan pendidikan kesehatan dan kedokteran di kawasan timur oleh Prof. Dr. dr. Budi Yuli Setianto, Sp.PD(K)KV., Sp.JP(K)
– Ekonomi pangan Papua oleh Prof. Dr. Catur Sugiyanto, M.A dari Guru Besar FEB UGM

Rencana Kegiatan Tim Guru Besar

Prof. Catur Sugiyanto, selaku ketua tim, menjelaskan bahwa para anggota Guru Besar yang tiba di awal akan dikoordinatori oleh Prof. Ali Agus dan akan berkegiatan di Merauke. Kemudian, rombongan tim Guru Besar lainnya yang dipimpin oleh Prof. Agustinus Supriyanto akan berkegiatan di Kabupaten Boven Digoel. “Sedangkan tim lainnya yang dipimpin oleh Prof. Ambar Pertiwiningrum akan berangkat menuju Jayapura dengan delapan orang Guru Besar dari berbagai disiplin ilmu, dengan tujuan pengabdian kepada masyarakat di daerah terpencil dan perbatasan,” jelasnya.

READ  Joselu Segera Tinggalkan Real Madrid dan Bergabung dengan Al Gharafa

FAQ

Apa tujuan utama dari kunjungan kerja ini?
Kunjungan ini bertujuan untuk membangun kolaborasi dalam pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Papua dan Papua Selatan, serta berbagi ilmu dan pengetahuan melalui seminar, kuliah umum, dan kunjungan lapangan.

Siapa saja yang terlibat dalam kunjungan ini?
Puluhan anggota Dewan Guru Besar (DGB) Universitas Gadjah Mada (UGM) terlibat dalam kunjungan ini, bersama dengan Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA).

Apa saja topik yang akan dibahas selama kunjungan?
Topik yang akan dibahas meliputi pemanfaatan tanaman herbal sarang semut Papua, budidaya anggrek Papua, pengembangan pertanian dan peternakan, solusi kesenjangan pendidikan kesehatan dan kedokteran, serta ekonomi pangan Papua.

Di mana saja lokasi yang akan dikunjungi?
Lokasi yang akan dikunjungi meliputi Kantor Gubernur Papua, Kantor Wali Kota Jayapura, Kantor Bupati Jayapura, Universitas Cendrawasih, beberapa perguruan tinggi swasta di Jayapura, Kantor Gubernur Papua Selatan, Kantor Bupati Merauke, Universitas Musamus, dan Kantor Bupati Boven Digoel.

Kesimpulan

Kunjungan kerja yang dilakukan oleh para anggota Dewan Guru Besar UGM ke Papua dan Papua Selatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut. Melalui berbagai kegiatan yang direncanakan, seperti seminar, kuliah umum, dan kunjungan lapangan, para Guru Besar berusaha untuk berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Related Articles

Back to top button