Tren

“Edukasi Hukum di SMAN 81 Jakarta: Bentuk Pelajar Taat Hukum”

Jakarta – Tim Penyuluh Hukum dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta telah mengadakan sesi edukasi hukum untuk membentuk pelajar yang taat dan sadar hukum dalam acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 81 Jakarta Timur pada hari Senin, 08 Juli 2024. Inisiatif ini merupakan arahan langsung dari Kepala Kantor Wilayah, R. Andika Dwi Prasetya, dengan tujuan memperkenalkan pemahaman hukum sejak dini kepada para pelajar.

Tujuan dan Tema MPLS Tahun 2024

Acara MPLS tahun ini mengusung tema “Menggali Potensi dan Menumbuh Kembangkan Integritas untuk Mewujudkan Peserta Didik yang Berkarakter Pancasila, Berwawasan Global dan Berakhlak Mulia”. Tema ini dipilih untuk mendorong siswa agar tidak hanya unggul dalam akademis, tetapi juga memiliki integritas dan moral yang tinggi.

Pembukaan oleh Kepala Suku Dinas Pendidikan

Kegiatan MPLS dibuka oleh Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Timur, Yanto. Dalam sambutannya, Yanto memberikan motivasi kepada 323 siswa baru Tahun Ajaran 2024/2025. Ia menekankan pentingnya memperbaiki kesalahan dalam proses belajar agar bisa meraih kesuksesan bersama, bukan hanya untuk diri sendiri.

Materi Edukasi Hukum untuk Pelajar

Pencegahan Kenakalan Remaja

Materi yang disampaikan oleh tim penyuluh hukum mencakup berbagai aspek pencegahan kenakalan remaja, seperti:

  • Pencegahan Bullying
  • Pencegahan Narkoba
  • Pencegahan Tawuran
  • Penanganan Anak yang Berhadapan dengan Hukum
READ  "Tradisi Unik Bubur Asyura di Indonesia, Sambut 10 Muharam 1446 H"

Peserta didik mengikuti materi ini dengan penuh perhatian dan antusiasme. Edukasi mengenai pencegahan kenakalan remaja diharapkan dapat membentuk karakter pelajar yang lebih baik dan sadar hukum.

Narasumber Penyuluh Hukum

Tim penyuluh hukum yang hadir sebagai narasumber meliputi:

  • Tri Puji Rahayu (Penyuluh Hukum Ahli Madya)
  • Mirna Tiurma (Penyuluh Hukum Ahli Madya)
  • Mirda Hirtianingsi (Penyuluh Hukum Ahli Muda)
  • Yuliana (Penyuluh Hukum Ahli Muda)

Lokasi dan Kontak Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta terletak di:

Jl. Letjen M.T. Haryono No.24, RT.4/RW.1, Cawang, Kec. Kramat Jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, 13639, Indonesia
Telepon/Fax: (021) 8090704
WhatsApp: +62 878-8783-3777
Email: [email protected]

Kegiatan Edukasi Hukum Lainnya

Dampak Positif Edukasi Hukum

Edukasi hukum pada pelajar memiliki berbagai dampak positif, antara lain:

  1. Meningkatkan Kesadaran Hukum
    Dengan pemahaman hukum sejak dini, pelajar lebih sadar akan hak dan kewajiban mereka.

  2. Mengurangi Kenakalan Remaja
    Informasi tentang bahaya bullying, narkoba, dan tawuran dapat mengurangi angka kenakalan remaja.

  3. Membentuk Karakter yang Baik
    Pelajar yang memahami hukum cenderung memiliki karakter yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.

Implementasi Edukasi Hukum di Sekolah

Pentingnya mengintegrasikan edukasi hukum dalam kurikulum sekolah untuk memastikan bahwa pelajar mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang hukum. Beberapa langkah yang dapat diambil meliputi:

  • Kurikulum Terintegrasi
    Materi hukum harus menjadi bagian dari kurikulum sekolah.

  • Pelatihan Guru
    Guru perlu dilatih untuk mengajarkan materi hukum dengan efektif.

  • Kegiatan Ekstrakurikuler
    Menyertakan kegiatan seperti debat hukum atau simulasi sidang untuk meningkatkan pemahaman siswa.

FAQ tentang Edukasi Hukum untuk Pelajar

  1. Mengapa penting memberikan edukasi hukum pada pelajar?
    Edukasi hukum penting untuk meningkatkan kesadaran hukum dan mencegah kenakalan remaja.

  2. Apa saja materi yang diajarkan dalam edukasi hukum?
    Materi meliputi pencegahan bullying, narkoba, tawuran, dan penanganan anak yang berhadapan dengan hukum.

  3. Siapa yang bertanggung jawab memberikan edukasi hukum di sekolah?
    Kementerian Hukum dan HAM, bersama dengan sekolah dan pihak terkait lainnya.

  4. Bagaimana cara mengintegrasikan edukasi hukum dalam kurikulum?
    Dengan memasukkan materi hukum dalam kurikulum, melatih guru, dan menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler terkait hukum.

READ  Joselu Segera Tinggalkan Real Madrid dan Bergabung dengan Al Gharafa

Kesimpulan

Edukasi hukum pada pelajar merupakan langkah penting untuk membentuk generasi yang taat dan sadar hukum. Dengan tema MPLS yang berfokus pada integritas dan karakter, diharapkan para pelajar bisa tumbuh menjadi individu yang berkarakter Pancasila, berwawasan global, dan berakhlak mulia. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan hukum, tetapi juga membentuk karakter pelajar agar lebih disiplin dan bertanggung jawab. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Hukum dan HAM, sangat penting dalam suksesnya program ini.

Related Articles

Back to top button